Identitas diri

Assalamu’alaykum…

Salam Hangat pecinta ilmu…

Perkenankan diri untuk bergabung dalam dunia tulisan yang mungkin banyak kebosanan namun banyak pula keunikan yang terdapat didalamnya. Walau tak banyak tulisan yang baru saya tulis, semoga blog ini bisa membantu semua pecinta ilmu untuk mengambil manfaat dari tulisan-tulisan yang saya goreskan dalam dunia maya ini.

Seorang yang memiliki nama lengkap Abdurohman ini terlahir di bumi Serang, Provinsi Banten. Merasakan udara dunia sejak 25 Juli 1990 dan akrab dipanggil Oman. Penulis ini memiliki nama pena Hikam karena menurut penulis nama tersebut unik dan memiliki arti yang sangat dalam, yaitu Bijaksana. Sejak terlahir penulis tidak memahami bumi dimana penulis lahir karena setelah 40 hari kelahiran, penulis dan keluarga pindah ke Jakarta. Jakarta merupakan tempat penulis menempa diri dengan kondisi harus lebih dewasa dari keadaan diri.

Karakter penulis dibentuk sejak bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Falah Klender, Jakarta Timur, sejak kecil penulis sudah dididik mandiri. Dengan tempaan tersebut penulis bisa lebih mamahami kondisi dan bersikap. Dalam pendidikan di tingkat dasar ini tak naif bahwa penulis selalu mendapatkan 3 besar pada setiap jenjangnya. Setelah lebih kurang 13 tahun Jakarta membentuk kepribadian, penulis berhijrah ke serang karena pelbagai pertimbangan. Serang menjadi dasar penulis untuk mulai menempatkan dirinya dalam organisasi. Manajerial dan Leadership sudah penulis pelajari sejak menginjakkan kaki di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Taktakan, yang sekarang menjadi SMP Negeri 12 Kota Serang.

Tiga tahun di SMP, tak luput prestasi selalu diraihnya. Dari Juara kelas dalam tiga tahun pun murid teladan digasaknya. Penulis berupaya menyeimbangkan antara akademik dan Organisasi, tak ayal, dalam tiga tahun bersekolah di SMP penulis selalu menjabat struktural baik di Kabid 7 OSIS pada tingkat pertama, ditingkat kedua penulis menjadi Sekretaris OSIS dan pada tahun ketiga penulis menjabat sebagai Ketua MPK sekaligus Pratama Putra Pramuka. Setelah menempa diri di keluarga SMPN 2 Taktakan/ SMPN 12 Kota Serang, Penulis melanjutkan studinya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Serang Model dan Keterampilan.

Masuk melalui jalur test dan mendapatkan peringkat lima besar untuk skala Provinsi Banten merupakan satu prestasi yang diukir oleh penulis karena selama ini di sekolah tersebut belum pernah ada murid yang bisa menduduki peringkat ke-lima dari SMP penulis. Penulis masuk dalam kelas percontohan karena hanya 26 orang dari sekitar lebih dari 600 orang yang masuk ke sekolah yang dapat masuk ke kelas tersebut. Sistem pembelajaran yang diterapkanpun berbeda. Kelas percontohan tersebut menerapkan nilai minimun 7.5 pada tiap mata pelajaran dan pembelajaran sejak jam 07.00 hingga 17.00 WIB.

Penulis mendapatkan pelajaran berharga karena masuk kelas tersebut dari manajemen waktu hingga manajemen diri karena kelas tersebut tidak pelak dengan banyaknya tugas pada tiap harinya, bahkan terkadang harus lembur. Banyaknya aktivitas akademik tidak menyurutkan penulis untuk ikut bergabung dalam barisan organisatoris di sekolah, sejak kelas satu penulis tergabung dalam Komisi A MPK MAN, Pramuka Maha_Sifa MAN dan Staff kasrat KAPMI Banten. Pada tingkat kedua penulis mendapatkan amanah di Krani (Sekretaris) Pramuka Maha_Sifa dan pada tahun yang sama penulis pun mendapatkan amanah di Ketua Remaja Islam MAN 2 Serang (RISMANDA). keativifan penulis dalam organisasi tidak menyurutkan diri untuk belajar, terbukti selama 2 tahun penulis masuk dalam peringkat 10 besar. Pada tahun ketiga di sekolah Penulis tergabung dan mengepalai Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI) Banten, mengkoordinir seluruh aktivitas Rohis dan KAPMI Daerah dan silaturrahim ke seluruh wilayah Banten.

Aktif di KAPMI tidak menyurutkan penulis untuk menempa ilmu dengan mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya. Dengan berbekal peringkat 10 besar semenjak kelas 1 hingga kelas 3, penulis memberanikan diri untuk mengikuti PMDK ke IPB dengan jurusan Ekonomi Pembangunan. Bersyukur penulis mendapatkan PMDK itu.

Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi untuk semua yang membaca.

Wallahu a’lam

Yogyakarta, 24 Desember 2010

Sudut PonPes Mardliyyah

 

Abdurohman

Kepala Tim FSLDK 1431 H

Jama’ah Shalahuddin-Universitas Gadjah Mada

Komentar
  1. kangridwan mengatakan:

    Assalamu’alaikum ya akhi,
    semoga kita istiqomah.
    Amin..

  2. ardianfine mengatakan:

    wah, sekarang mardliyyah udah jadi ponpes ya… :D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s